Selamat Datang di dinoz.cmsindo.com
Akri Patrio Malu Ceramah di Depan Kyai [Senin,14/04/08]
Akri Patrio yang merupakan pelawak dan pemain sinetron mengaku malu berceramah di hadapan para sesepuh dan kyai. Ia pun menyatakan dengan terang-terangan sangat sungkan bila berbicara di hadapan para Kyai dan Menteri Sosial, Bachtiar Chamsyah.
Minggu siang. Akri berkesempatan memberikan kata-kata hikmah pada acara Milad ke-36 Pondok Pesantren Assidiqiyah di Jakarta. Terlihat peserta acara tersebut sangat antusias mendengarkan ceramah dan lelucon segar Akri. Meski diberikan waktu yang singkat oleh panitia.
Namun, lelucon segar Akri tetap menghidupkan suasana acara tersebut. Ketika berceramah sendiri, Akri lebih banyak memberikan lelucon dibandingkan hikmah dalam ceramahnya.
KH Noer Iskandar SQ: Kasus Amin Sarat Politik [Minggu,13/04/08]
Kasus Al-Amin Nasution berbuntut panjang. Ia yang merupakan anggota Komisi IV DPR kini harus mendekam di jeruji rutan Polda Metro Jaya. DPP PPP juga telah menon-aktifkan Amin yang diduga menerima suap dari Sekda Bintan, Propinsi Riau.
Bahkan, recall dari anggota DPR akan diterima Amin jika terbukti bersalah di pengadilan. Ketua Pelaksana Majelis Syariah DPP PPP, KH Noer Iskandar SQ menyatakan penon-aktifan Al-Amin Nasution dari Ketua DPW PPP Jambi, sudah tepat. Namun, untuk pemecatan di DPR tidak perlu dibicarakan dahulu. Karena, partai masih memakai prinsip praduga tidak bersalah.
Noer Iskandar juga mengakui kasus Amin belum jelas proses hukumnya dan banyak yang mempolitisir. Karenanya, DPP PPP perlu melakukan kesabaran politik atas kasus Amin ini. Kasus Al-Amin ditanggapi Noer Iskandar sebagai kasus yang biasa yang tidak akan mempengaruhi partai.
SBY: Siapapun Gubernurnya, Jabar Harus Sejahtera [Minggu,13/04/08]
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan dirinya akan mendukung siapapun calon yang terpilih dalam Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Ia berpesan agar Gubernur terpilih nantinya dapat menciptakan pemerintahan yang baik dan bisa mengayomi seluruh rakyat Jawa Barat.
Harapan itu disampaikan SBY usai menggunakan hak pilihnya di TPS O3 di Sekolah Alam Cikeas, Desa Nanggrek, Bogor, Jawa barat, Minggu (13/04). Presiden SBY mengatakan, kesiapan mengelola pemerintahan yang baik di Jawa Barat sangat penting, mengingat tantangan ke depan kian berat, termasuk soal krisis energi dan peningkatan kesejahteraan.
Bagi calon yang kalah, SBY menghimbau agar mereka tetap berbesar hati serta mendorong konstituennya memberikan dukungan kepada Gubernur dan Wagub Jabar terpilih. SBY juga meminta semua pihak memberikan kesempatan pada KPUD Jabar untuk menyelesaikan tugasnya, tanpa ada tekanan dari manapun.
Sementara itu, menurut hasil penghitungan cepat Jaringan Isu Publik dan Lingkaran Survey Indonesia serta Kompas.Com, 67 persen sampel suara yang masuk pada pukul 16.00 Minggu (13/4), pasangan Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf atau Hade tetap unggul. Hade memimpin dengan 38,74 persen atau 28.977 sampel suara.
Hasil di peringkat kedua dan ketiga juga tak berubah. Pasangan Agum Gumelar dan Numan Abdul Hakim atau Aman mencatat 34,50 persen atau 25.801 sampel suara.
Sementara, Danny Setiawan dan Iwan Sulanjana atau Dai tetap berada di posisi buncit dengan 26,76 persen atau 20.012 sampel suara. Hasil sementara ini mengejutkan banyak pihak. Sebab, dalam persaingan pilkada Jabar, Hade justru kurang diunggulkan.
Tribun Pekanbaru | PekanbaruMusic.com | Our Clients | Testimonials | Price List | Contact Details |